Program Studi Gizi Universitas Alma Ata menyelenggarakan kegiatan “One Day to Be a Nutrition Student” sebagai upaya pengenalan dunia perkuliahan gizi kepada siswa Sekolah Menengah Atas (SMA). Kegiatan ini dilaksanakan pada 22 Desember 2025 di Universitas Alma Ata dan menjadi agenda edukatif yang mengisi hari libur sekolah para siswa.
Sebanyak 53 siswa dan siswi SMA dari wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta dan Magelang turut berpartisipasi dalam kegiatan ini. Program ini dirancang untuk memberikan gambaran nyata mengenai proses pembelajaran, suasana akademik, serta peluang pengembangan diri yang ditawarkan oleh Program Studi Gizi Universitas Alma Ata.
Melalui kegiatan ini, peserta memperoleh pemahaman awal mengenai perkuliahan di Program Studi Gizi, termasuk peran dan prospek lulusan gizi di berbagai bidang. Peserta mendapatkan materi edukatif mengenai pentingnya gizi bagi remaja, sebagai fase kritis pertumbuhan dan pembentukan kesehatan jangka panjang.
Selain penyampaian materi, siswa juga diajak mengikuti kegiatan praktik, antara lain pengecekan status gizi, pengenalan makanan berbahaya melalui praktikum sederhana di laboratorium, serta observasi langsung fasilitas penunjang pembelajaran di lingkungan kampus. Kegiatan ini bertujuan memberikan pengalaman belajar yang interaktif dan aplikatif bagi peserta.
Acara semakin menarik dengan adanya sesi sharing inspiratif dari alumni Program Studi Gizi serta mahasiswa yang telah melaksanakan magang di PT. Sushi Tei. Melalui sesi ini, peserta mendapatkan gambaran nyata mengenai pengalaman perkuliahan, dunia kerja, serta peluang karier lulusan gizi di sektor industri jasa makanan dan kesehatan.
Melalui kegiatan “One Day to Be a Nutrition Student”, Program Studi Gizi Universitas Alma Ata berharap dapat membantu siswa SMA dalam mengenal minat dan potensi diri, sekaligus memberikan referensi yang jelas dalam menentukan pilihan studi lanjutan. Kegiatan ini juga menjadi wujud komitmen Universitas Alma Ata dalam menghadirkan edukasi gizi yang aplikatif, relevan, dan berorientasi pada kebutuhan dunia nyata.
