Perkembangan teknologi membuat aktivitas bekerja dan belajar semakin banyak dilakukan secara daring. Siswa, mahasiswa, maupun pekerja kini lebih sering menghabiskan waktu di depan layar computer, laptop, ataupun gawai. Kebiasaan ini memang mempermudah akses informasi dan komunikasi, tetapi waktu layar (screen time) yang berlebihan dapat menimbulkan masalah kesehatan, khususnya pada mata.
Menatap layar terlalu lama dapat menyebabkan mata lelah, kering, perih hingga menurunkan ketajaman penglihatan. Beberapa bahan makanan berikut dapat membantu melindungi retina, lensa, dan jaringan mata dari kerusakan akibat cahaya maupun radikal bebas:
- Ikan
Minyak ikan yang terdapat di dalam ikan, mengandung asam lemak omega 3 / DHA (docosahexaenoid acid). Di dalam sel retina mata terdapat DHA yang berfungsi melindungi mata dari cahaya dan radikal bebas. Diet kaya akan omega 3 akan mencegah menurunnya fungsi mata seiring dengan bertambahnya usia. Perhatikan pula cara dan waktu pengolahannya, pastikan pengolahan tidak merusak omega 3 yang terdapat di dalam ikan. - Telur
Putih telur mengandung antioksidan lutein dan zeaxanthin yang berfungsi mencegah kerusakan macula. Macula berbentuk bulat kecil yang terletak di belakang retina. - Sayur dan buah yang berwarna orange dan merah
Sayur dan buah yang berwarna orang merah mengandung beta karoten, betaxriptoxantin dan likopen yang bermanfaat untuk untuk mata. Contohnya wortel, tomat, labu kuning, strawberry, semangka, dll. - Bawang putih
Bawang putih mengandung vitamin B1, vitamin C, quercetin, dan gluthatione yang bermanfaat melindungi lensa mata dari sinar UV baik yang berasal dari layar gadget maupun matahari. - Coklat hitam
Flavonoid yang terkandung di dalam coklat hitam bermanfaat meningkatkan sirkulasi darah ke bagian mata sehingga meningkatkan ketajaman penglihatan. Sebuah penelitian eksperimen pada 30 orang dewasa, menunjukkan bahwa konsumsi coklat hitam meningkatkan ketajaman penglihatan (target kontras yang rendah dan tinggi) dibandingkan dengan konsumsi coklat susu (milk chocolate).
Ingin menjelajahi lebih dterkait zat gizi, seperti makanan yang baik untuk kesehatan mata? Program Studi S1 Gizi Universitas Alma Ata siap membekali Anda dengan ilmu yang komprehensif.
Sebagai program studi dengan akreditasi UNGGUL, kurikulum kami dirancang untuk mengupas tuntas ilmu gizi terkini, termasuk zat gizi untuk kesehatan mata dan pemanfaatan bahan pangan fungsional. Dibimbing oleh dosen-dosen ahli dan berpengalaman, Anda akan belajar untuk menganalisis bukti-bukti ilmiah, merancang diet yang tepat, dan menjadi ahli gizi yang mampu memberikan rekomendasi berbasis science.
Jadilah ahli gizi profesional yang tidak hanya mengikuti tren, tetapi memahami sains di baliknya. Wujudkan passion Anda di Universitas Alma Ata.
Referensi :
- Rabin, Jeff C., Karunathilake, N., Patrizi, Korey. Effect of milk vs dark consumption on visual acuity and contrast sensitivity within 2 hours. Jama Ophthalmol. 2018 Jun; 136 (6): 678-681.
- Querques, Giuseppe, Forte, Raimondo, Souied, Eric H. Retina and omega 3. J Nutr Metab. 2011: 1-12.
- Cabrera, M.P., Chihualaf, R.H. Antioxidants and the integrity of ocular tissues. Vet Med Int. 2011: 1-8.