Idul Adha identik dengan hidangan berbahan dasar daging sapi yang menggugah selera. Banyak masyarakat khawatir konsumsi daging sapi saat hari raya dapat langsung menyebabkan kolesterol tinggi.
Daging sapi sebenarnya tetap dapat menjadi bagian dari pola makan sehat jika dikonsumsi dalam jumlah yang wajar dan diolah dengan cara yang tepat. Daging sapi mengandung protein berkualitas tinggi, zat besi, zinc, dan vitamin B12 yang penting untuk tubuh.
Kolesterol tinggi tidak hanya dipengaruhi oleh satu jenis makanan, tetapi juga pola makan secara keseluruhan, aktivitas fisik, usia, hingga gaya hidup. Konsumsi daging berlebihan, terutama bagian berlemak dan diolah dengan banyak santan atau minyak, memang dapat meningkatkan asupan lemak jenuh. Masyarakat disarankan memilih potongan daging yang lebih rendah lemak, memperbanyak sayur dan buah, serta membatasi makanan tinggi gula dan gorengan selama perayaan Idul Adha.
Yang terpenting adalah menjaga keseimbangan konsumsi pangan. Menikmati daging sapi saat Idul Adha tetap aman bagi kebanyakan orang selama porsinya tidak berlebihan dan diimbangi pola hidup sehat. Selain menjadi sumber protein, momen Idul Adha juga dapat menjadi kesempatan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya konsumsi gizi seimbang demi menjaga kesehatan jangka panjang.
Ingin mempelajari gizi lebih dalam? Program Studi S1 Gizi Universitas Alma Ata siap membekali Anda dengan ilmu yang komprehensif.
Sebagai program studi dengan akreditasi UNGGUL, kurikulum kami dirancang untuk mengupas tuntas ilmu gizi terkini. Dibimbing oleh dosen-dosen ahli dan berpengalaman, anda akan belajar untuk menganalisis bukti-bukti ilmiah, merancang diet yang tepat, dan menjadi ahli gizi yang mampu memberikan rekomendasi berbasis science.
Jadilah ahli gizi profesional yang tidak hanya mengikuti tren, tetapi memahami sains di baliknya. Wujudkan passion Anda di Universitas Alma Ata.